Postingan

Enjoying Every Page di Perpustakaan Muallimat

Gambar
Dalam pekan ini, kalau ada yang bertanya, "Selama PKL ngapain aja?" mungkin salah satu jawaban kami adalah, menyampul buku . Bukan satu atau dua buku, tapi puluhan, bahkan rasanya seperti tidak ada habisnya. Setiap kali satu tumpukan selesai didata dan disampul, datang lagi tumpukan berikutnya. Sampai-sampai kami sering bercanda, "Ini buku kapan habisnya, ya?" Rasanya pekerjaan itu terus berulang tanpa jeda. Capek? Tentu. Jenuh? Apalagi. Meski begitu, di tengah rutinitas yang terlihat membosankan itu, kami belajar satu hal sederhana. Bahwa menikmati sebuah proses ternyata adalah pilihan. Aristoteles pernah mengatakan bahwa " kebahagiaan bergantung pada diri kita sendiri ." Kebahagiaan bukan semata-mata berasal dari keadaan yang selalu menyenangkan, melainkan dari bagaimana kita memandang, mengelola perasaan, dan menemukan makna dalam setiap pengalaman. Alih-alih menghitung berapa banyak buku yang masih harus disampul, kami memilih menikmati setiap proses...

Penyusunan Perangkat Pembelajaran sebagai Landasan di Balik Pendidikan yang Kokoh

Gambar
"Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia." — Nelson Mandela Namun, pernahkah kita bertanya, bagaimana mungkin pendidikan dapat menjadi "senjata" yang ampuh jika proses pembelajarannya sendiri tidak dipersiapkan dengan baik? Bukankah sebuah pembelajaran yang berkualitas selalu berawal dari perencanaan yang matang? Pertanyaan itulah yang menjadi refleksi bagi kami sebagai mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Tadris Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, ketika mengikuti rapat persiapan penyusunan perangkat pembelajaran di MTs-MA Muallimat Sawojajar pada 15 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan rapat bersama pihak madrasah untuk membahas berbagai ketentuan dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Mulai dari format yang digunakan, penyesuaian dengan kurikulum yang berlaku, hingga berbagai kesepakatan teknis yang akan menjadi acuan dalam proses penyusunannya. Melalui forum tersebut, kami memperoleh pemahaman bahwa p...

Menjadi Bagian dari Semarak MATAMUDA MTs-MA Muallimat Sawojajar

Gambar
Ada banyak cara untuk mengambil peran dalam sebuah kegiatan. Tidak selalu harus berdiri di atas panggung atau menjadi pusat perhatian. Terkadang, kontribusi justru dimulai dari hal-hal sederhana yang dikerjakan dengan penuh ketulusan (semoga). Semangat itulah yang kami bawa, mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Tadris Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat berkesempatan menjadi bagian dari Masa Ta'aruf Muallimat Muda (MATAMUDA) MTs-MA Muallimat Sawojajar yang diselenggarakan pada 13–14 Juli 2026. Pada hari pertama, mahasiswa PKL mengambil peran di balik layar. Bersama panitia, kami membantu mempersiapkan jalannya kegiatan dengan merapikan dan mengondisikan lokasi agar tetap bersih, nyaman, dan siap menyambut peserta. Hari kedua, salah satu dari kami, memperoleh kesempatan untuk mengisi sesi diskusi bertema "Bijak dalam Ber-Media Sosial." Topik tersebut dipilih bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan lahir dari pengalaman yang pernah pemate...